Tiket 49 Euro yang Membawa Kami Menjelajahi Jerman

Dengan tiket 49 euro, saya tidak hanya membeli perjalanan. Saya membeli kesempatan melihat Jerman dari jendela kereta, kursi bus, dan kehidupan sehari-hari warganya Jika ada satu hal yang membuat perjalanan kami di Jerman menjadi jauh lebih mudah, jawabannya bukan mobil, bukan pula pesawat. Jawabannya adalah sebuah aplikasi di telepon genggam. Namanya Deutsche Bahn, atau yang … Read more

Belajar dari Meja Makan Jerman: Mengapa Makanan Tidak Boleh Terbuang Sia-sia

Membuang makanan bukan hanya membuang apa yang ada di piring. Kita juga membuang air, energi, tanah, waktu, dan kerja keras banyak orang yang membuat makanan itu sampai ke meja kita. Selama beberapa minggu — tepatnya satu bulan lebih — tinggal di Jerman, ada satu kebiasaan yang perlahan menarik perhatian saya. Bukan soal teknologi. Bukan soal … Read more

Dari Tempayan Beras di Kampung hingga Meja Makan di Jerman

Di kampung saya, padi dipercaya berasal dari langit. Di Jerman, makanan dihargai dengan tidak membuangnya. Dua budaya yang berbeda, tetapi mengajarkan pelajaran yang sama: hormatilah makanan, sebab di dalamnya ada kehidupan Selama berkunjung ke Jerman, saya belajar banyak hal. Ada yang besar dan mudah terlihat. Kereta api yang teratur. Kota-kota yang bersih. Jalur sepeda yang … Read more

Musim Panas di Lüxem: Tentang Rumput, Lebah, dan Hari-Hari yang Berjalan Pelan

Di Lüxem, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan yang jauh. Kadang ia hadir dalam bentuk rumput hijau, secangkir teh, dan percakapan sederhana di bawah langit musim panas Selama berada di Jerman, kami tidak selalu berpindah dari satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya. Ada hari-hari ketika kami hanya tinggal di rumah. Tidak … Read more

Lüxem dan Bombogen: Tentang Bunga Matahari, Kebun Sayur, dan Kehidupan yang Berjalan Pelan

Selama hampir sebulan berada di Jerman, saya menyadari bahwa kenangan terbaik tidak selalu lahir dari tempat-tempat terkenal. Bukan dari kastel megah. Bukan dari kota-kota tua yang dipenuhi wisatawan. Bukan pula dari museum atau bangunan bersejarah. Kadang kenangan terbaik justru lahir dari kehidupan sehari-hari yang sederhana. Seperti hari-hari yang kami jalani di Lüxem dan Bombogen. Lüxem … Read more

Porta Nigra: Berdiri di Depan Dua Ribu Tahun Sejarah di Trier

Manusia datang dan pergi. Generasi berganti generasi. Namun Porta Nigra tetap berdiri, mengingatkan bahwa ada hal-hal yang mampu melampaui umur kita. Ada banyak bangunan tua yang kami lihat selama berada di Jerman. Katedral. Kastel. Rumah-rumah setengah kayu yang cantik. Jembatan-jembatan tua yang membentang di atas sungai. Namun ada satu bangunan yang benar-benar membuat saya berhenti … Read more

Misa Pagi di Trier Dom: Batu Tua, Wajah-Wajah Dunia, dan Keheningan yang Sama

Pagi itu kami berangkat dari kawasan kota kecil Lüxem — mungkin sejenis kampung atau desa ya — dekat kota Wittlich menuju kota tua Trier. Menantu saya menyetir mobil, sementara kami sekeluarga duduk menikmati perjalanan yang tenang di pagi hari. Tujuan kami sederhana tetapi bermakna: mengikuti misa di Trier Cathedral (Cathedral of Saint Peter) atau Trier … Read more