Musim Panas di Lüxem: Tentang Rumput, Lebah, dan Hari-Hari yang Berjalan Pelan
Di Lüxem, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan yang jauh. Kadang ia hadir dalam bentuk rumput hijau,Baca selanjutnya
Di Lüxem, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan yang jauh. Kadang ia hadir dalam bentuk rumput hijau,Baca selanjutnya
Selama hampir sebulan berada di Jerman, saya menyadari bahwa kenangan terbaik tidak selalu lahir dari tempat-tempat terkenal. Bukan dari kastelBaca selanjutnya
Di Lüxem, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan yang jauh. Kadang ia hadir dalam bentuk rumput hijau,Baca selanjutnya
Manusia datang dan pergi. Generasi berganti generasi. Namun Porta Nigra tetap berdiri, mengingatkan bahwa ada hal-hal yang mampu melampaui umurBaca selanjutnya
Di Jerman, Minggu bukan sekadar hari libur, tetapi cara sebuah bangsa belajar berhenti tanpa merasa bersalah. Berada di Jerman beberapaBaca selanjutnya
Pagi itu kami berangkat dari kawasan kota kecil Lüxem — mungkin sejenis kampung atau desa ya — dekat kota WittlichBaca selanjutnya
Perjalanan kami di Jerman membawa kami ke sebuah kota yang terasa berbeda sejak langkah pertama. Trier bukan sekadar kota kecilBaca selanjutnya
Ada masa ketika berita tidak lagi lahir dari pencarian kebenaran, melainkan dari hasrat untuk didengar lebih keras di tengah riuhnyaBaca selanjutnya
Di dalam Kölner Dom, wisata dan doa berjalan berdampingan, dan pada akhirnya semua orang belajar cara yang sama untuk diamBaca selanjutnya
Di tengah kota modern Koln atau orang Inggris menyebutnya Cologne berdiri sebuah bangunan yang seolah tidak tunduk pada zaman. CologneBaca selanjutnya
Designed using Hoot Porto. Powered by WordPress.