Membayangkan Lautan Kuning di Dortmund

Saya bukan pendukung fanatik Borussia Dortmund. Jika ditanya klub Eropa favorit, saya hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk menjawabnya dengan tegas! Real Madrid dan Kaiserlautern. Namun ketika berkesempatan mengunjungi Jerman pada musim panas 2025, rasanya sulit menolak ajakan untuk melihat langsung markas salah satu klub sepak bola paling terkenal di Eropa. Apalagi nama Borussia Dortmund … Read more

Menjadi Mertua Dimulai dari Selembar Surat

Menjadi mertua ternyata tidak dimulai pada hari pernikahan. Ia dimulai ketika kita mengurus surat-surat anak yang sebentar lagi akan membangun keluarganya sendiri… Saya kira mempersiapkan pernikahan anak yang berbeda negara, berbeda budaya, dan berbeda bahasa akan banyak berbicara tentang cinta. Ternyata tidak sepenuhnya. Kadang-kadang ia justru dimulai dari fotokopi KTP, surat keterangan lajang, legalisasi dokumen, … Read more

Perempuan yang Menopang Mimpi

Warisan terbesar seorang ibu bukanlah harta, melainkan ketangguhan yang diam-diam diteladankan setiap hari Jika hari ini kedua anak kami bisa menempuh jalan hidup mereka di Jerman, saya tahu ada banyak orang yang ikut berperan dalam perjalanan itu. Ada guru bahasa Jerman yang sabar mengajar. Ada teman-teman yang memberi dukungan. Ada keluarga yang membantu. Ada lembaga … Read more

Bunga di Bandara Frankfurt

Perjalanan menuju Jerman tidak dimulai di bandara. Ia dimulai di ruang kursus, di atas motor ojek online, dan dalam keberanian untuk terus mencoba. Oleh Stefanus Akim Bunga itu masih saya ingat. Bukan karena bentuknya yang istimewa. Bukan pula karena harganya mahal. Tetapi karena bunga itu menjadi simbol dari sebuah perjalanan panjang yang penuh air mata, … Read more

Semua Berawal dari Mimpi yang Nyaris Padam

Oleh Stefanus Akim Ketika saya berjalan di kota-kota Jerman bersama anak-anak saya, banyak orang mungkin melihat hasil akhirnya. Anak pertama bekerja di Jerman, sebelumnya juga Aur pair dan Ausbildung. Anak kedua menjalani Ausbildung di Jerman. Kami bisa berkunjung ke sana dan bertemu keluarga baru. Namun yang tidak terlihat adalah jalan panjang yang harus dilalui sebelum … Read more

Maastricht Kota Tua yang Cantik, Ganja yang Legal, dan Jembatan yang Menjadi Tontonan

Maastricht tidak memukau dengan gedung pencakar langit. Ia memikat dengan sungai, batu-batu tua, dan kehidupan yang berjalan tanpa tergesa-gesa Jika seseorang meminta saya menyebutkan kesan pertama tentang Maastricht — sebuah kota di Belanda yang berbatasan dengan Jerman — saya mungkin akan menjawab sederhana. Kota ini cantik. Sangat cantik. Tetapi bukan kecantikan yang berteriak-teriak minta diperhatikan. … Read more

Bunga Asli dan Pelukan Keluarga di Frankfurt

Oleh Stefanus Akim Setelah lebih dari 17 jam perjalanan dari Jakarta menuju Frankfurt, rasa lelah itu hilang dalam sekejap. Di ujung perjalanan, keluarga menunggu sambil membawa bunga dan pelukan Setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Frankfurt melalui Doha, akhirnya roda pesawat menyentuh landasan Bandara Frankfurt. Jika dihitung-hitung, total perjalanan kami memakan waktu lebih dari … Read more

Maastricht, Belanda! Bertemu Keluarga di Tiga Negara

Sejauh apa pun perjalanan membawa kita, selalu ada orang-orang yang membuat kita merasa seperti pulang ke rumah. Jika melihat peta Eropa, kadang saya tersenyum sendiri. Jarak antarnegara yang dulu terasa begitu jauh ternyata bisa ditempuh hanya dalam hitungan jam. Pengalaman itu kami rasakan ketika berkunjung ke Maastricht, sebuah kota tua yang menawan di Belanda bagian … Read more

Luxembourg: Kota Kecil dengan Ambisi Besar

Pagi berangkat dari desa kecil di Jerman, siang berdiri di depan katedral megah Luxembourg. Eropa membuat jarak terasa lebih pendek daripada yang saya bayangkan Setelah menempuh perjalanan dengan kereta dari Wittlich melalui Trier menuju Luxembourg, akhirnya kami tiba di ibu kota negara kecil yang selama ini hanya saya kenal dari peta dan berita ekonomi. Kesan … Read more

Dari Wittlich ke Luxembourg: Menyeberangi Negara dengan Kereta

Salah satu perjalanan yang paling membekas selama saya berada di Jerman adalah ketika kami berangkat menuju Luxembourg. Bukan karena jaraknya yang jauh. Bukan pula karena kami menggunakan moda transportasi yang mewah. Justru sebaliknya. Perjalanan itu terasa begitu sederhana sehingga membuat saya kagum. Sebagai orang Indonesia, saya terbiasa menganggap perjalanan ke negara lain sebagai sesuatu yang … Read more