Di Dalam Cologne Cathedral: Diam di Bawah Langit Batu yang Menjulang

Semakin tinggi langit-langit katedral itu, semakin kecil saya merasa sebagai manusia—dan justru di situlah saya merasa paling sadar akan keberadaan saya Perjalanan kami ke Köln membawa satu tujuan yang sejak awal sudah saya tunggu-tunggu: mengunjungi gereja Katolik terbesar di kota itu, sebuah bangunan yang dari kejauhan saja sudah terlihat seperti menolak untuk disamakan dengan bangunan … Read more

Hujan di Eifelpark Gondorf: Singa, Burung Hantu, dan Aroma Hutan yang Tak Saya Lupa

Aroma tanah basah, daun hutan, dan hujan yang jatuh pelan di Eifel mengajarkan saya bahwa alam punya cara sendiri untuk menenangkan manusia. Ada satu tempat di kawasan Eifel, tidak jauh dari Trier dan Wittlich, yang sampai sekarang masih sering muncul dalam ingatan saya—meski nama resminya sempat saya lupa cukup lama. Setelah mencoba mengingat kembali potongan-potongan … Read more

Sunge Manur Setelah Hujan

Parahu jalor telah lama bersandar, tetapi perjalanan itu masih berlayar dalam ingatan. Hujan semalaman turun tanpa tergesa-gesa. Bukan hujan yang datang mengamuk lalu pergi, melainkan hujan kampung yang sabar. Ia mengetuk atap daun sagu, membasahi daun-daun, mengisi parit kecil di tepi jalan, lalu perlahan memenuhi anak-anak sungai yang bermuara ke Sunge Manur. Pagi harinya, dunia … Read more

Aroma yang Tinggal di Dalam Waktu

Barangkali rindu adalah cara hati menghormati seseorang yang pernah membuatnya berdebar begitu indah Ada hal-hal yang gagal dibawa pergi oleh waktu. Aku baru memahami itu bertahun-tahun setelah perpisahan kami. Kota telah berubah. Kedai kopi tempat kami biasa duduk kini memiliki cat baru. Pohon trembesi di ujung jalan tumbuh semakin besar. Wajah-wajah yang dulu akrab satu … Read more

Jurnalisme Tumbuh dari Perbedaan

Kebenaran tidak hidup dalam satu perspektif; karena itu redaksi yang sehat harus memberi tempat bagi banyak suara Selain memiliki struktur organisasi yang jelas dan sistem kerja yang efektif, sebuah redaksi idealnya juga dibangun di atas keberagaman. Ruang redaksi sebaiknya diisi oleh orang-orang dengan latar belakang suku, agama, budaya, daerah, gender, generasi, pendidikan, dan pengalaman hidup … Read more

Ketika La Roja Berangkat ke Piala Dunia Tanpa Real Madrid

Tidak ada pemain Real Madrid di skuad Spanyol kali ini. Bagi sebagian orang itu hanya daftar nama. Bagi saya, itu penanda bahwa sebuah generasi telah berlalu. Ada kabar sepak bola yang tidak membuat saya marah, tidak juga membuat saya terkejut. Hanya meninggalkan perasaan aneh. Timnas Spanyol telah mengumumkan skuad untuk Piala Dunia 2026. Nama-nama besar … Read more

Ketika Kantor Lupa Bahwa Karyawan Adalah Manusia

Tidak ada karier yang cukup berharga untuk ditukar dengan kesehatan mental, keluarga, dan kedamaian jiwa. Banyak orang mengira alasan utama seseorang bertahan di sebuah perusahaan adalah gaji. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Tidak sedikit karyawan yang memilih tetap bekerja karena merasa dihargai, didengarkan, dan diperlakukan sebagai manusia. Mereka tidak menuntut perlakuan istimewa. Mereka hanya ingin … Read more

Ketika Berani Terbang dari Sangkar

Di luar zona nyaman ternyata bukan hanya ada risiko, tetapi juga kesempatan yang selama ini menunggu untuk ditemukan Ada satu ketakutan yang hampir selalu muncul ketika seseorang berpikir untuk meninggalkan zona nyamannya. “Bagaimana kalau gagal?” “Bagaimana kalau tidak ada penghasilan?” “Bagaimana kalau hidup menjadi lebih sulit?” “Bagaimana kalau keputusan ini ternyata salah?” Pertanyaan-pertanyaan itu wajar. … Read more

Perempuan yang Tinggal di Warna Jingga

Ia selalu datang ketika matahari hampir tenggelam. Seolah ada perjanjian rahasia antara dirinya dan langit. Ketika warna jingga mulai menyentuh cakrawala, ketika burung-burung kembali ke sarang, dan ketika kota kecil mulai memperlambat langkahnya, di sanalah ia biasanya berada. Aku menyebutnya gadis penikmat senja. Barangkali karena aku tidak pernah menemukan nama lain yang lebih tepat. Sore … Read more