I write about finance, management and economy, my book “Money Studies” is out now.
-
Ada sebuah pepatah yang sering dikaitkan dengan budaya kerja di Jerman:“Man arbeitet, um zu leben, nicht man lebt, um zu arbeiten.“ Kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Kalimat itu terdengar sederhana. Bahkan mungkin klise. Namun semakin bertambah usia,…
-
Ketika Hidup Kembali Menjadi Milik Kita
Ada hal-hal yang baru terasa nikmat ketika kita tidak lagi diburu waktu. Dulu, pagi sering dimulai dengan membuka ponsel. Belum sempat benar-benar sadar, notifikasi pekerjaan sudah berbaris menunggu jawaban. Kalender penuh rapat. Grup kantor aktif sejak subuh. Bahkan secangkir kopi…
-
Totenmaar, Danau Orang Mati yang Mengajarkan Arti Kehidupan (Bag-2)
Setelah berjalan beberapa kilometer di jalur VulkanMaar-Pfad, kami akhirnya tiba di salah satu lokasi yang paling berkesan selama perjalanan di kawasan Vulkaneifel. Sebuah danau kawah yang tenang. Di tepinya berdiri sebuah kapel putih kecil. Dan di sekelilingnya terdapat kompleks pemakaman…
-
Ngos-Ngosan di VulkanMaar-Pfad: Ketika Anak Delapan Tahun Lebih Kuat dari Saya (Bag 1)
Salah satu kata dalam bahasa Jerman yang saya sukai adalah wandern. Secara sederhana, artinya berjalan kaki menyusuri alam. Namun, setelah beberapa kali melihat dan melakukannya langsung selama berada di Jerman, saya merasa wandern lebih dari sekadar olahraga. Ia adalah cara…
-
Di Bukit Betzenberg: Tentang Sepak Bola, Keluarga, dan Cinta yang Tak Pernah Degradasi
Juni 2025, dalam perjalanan keluarga ke Jerman untuk menghadiri pernikahan putri sulung kami dengan seorang warga Jerman, saya mendapat kesempatan mengunjungi sebuah tempat yang sudah lama saya kenal namanya dari layar televisi dan halaman koran olahraga: stadion kebanggaan kota Kaiserslautern.…
-
Koblenz dan Sebuah Hari Minggu yang Sulit Dilupakan
Hari itu hari Minggu ketika kami tiba di Koblenz, salah satu kota tertua di Jerman. Bersama istri, anak ketiga, putra kedua yang sedang menempuh pendidikan vokasi (Ausbildung), serta pacar anak kedua, dan…putri sulung kami bersama suaminya orang Jerman, saya berjalan…
-
Di Tepi Mosel, Saya Mengingat Sunge Ritok dan Sunge Manur
Juni 2025 menjadi perjalanan yang tidak akan saya lupakan. Bersama istri, anak ketiga, dan pacar anak kedua, saya terbang ke Jerman untuk menghadiri pernikahan putri sulung kami dengan seorang warga Jerman. Mereka akan menikah di kantor Catatan Sipil di Kota…
-
Ketika Kita Baru Sadar Setelah Pergi
Ada masa ketika hidup terasa hanya tentang pekerjaan. Bangun pagi dengan kepala penuh target, mengejar deadline, membalas pesan bahkan di luar jam kerja, lalu pulang dengan tubuh lelah dan emosi yang kadang masih tertinggal di kantor. Hari demi hari berjalan…
-

Pengacara atau Hakim
Apa yang terbayang di benak setiap mahasiswa yang kuliah di jurusan hukum? Mungkin yang paling umum adalah kelak akan menjadi pengacara atau hakim. Atau lain-lain profesi yang berhubungan. Tapi hidup tidaklah flat! Cita-cita tidak selalu berbanding lurus dengan latar keilmuan.…
-

Tundang, Seni Pantun dan Gendang
Foto ilustrasi – Seorang sedang membuat gendang tradisional. Fexels.com, photo by Hong Son. Pemilihan presiden tak lama lagiTanggal dua calon kita pilehDua pasang calon unggulan pemimpin negeriPilihlah dengan hati nurani. Sebait puisi itu dilantunkan Eddy Ibrahim, seorang seniman Tundang (Pantun…
Join 900+ subscribers
Stay in the loop with everything you need to know.