Duduk di Tepi Mosel: Nasi Goreng Terasi, Kastel Dongeng, dan Sehari di Cochem
Sejauh apa pun kami pergi, dari Kalimantan hingga lembah Mosel, satu hal tetap sama: pemandangan boleh berganti, tetapi nasi tetapBaca selanjutnya
Stefanus Akim jurnalis dari Kalimantan Barat. Berkecimpung di Dunia pers sejak mahasiswa. Seorang suami dan ayah dari tiga anak. Penikmat kopi dan kue pukis, terkagum-kagum dengan klub Real Madrid dan Kaiserlautern. Selau rindu untuk berenang di Sungai Kapuas, khusus-nya Sunge Ritok dan Sungai Manur di Ampaning.
Sejauh apa pun kami pergi, dari Kalimantan hingga lembah Mosel, satu hal tetap sama: pemandangan boleh berganti, tetapi nasi tetapBaca selanjutnya
Perjalanan di Jerman membuat saya sadar: kualitas hidup tidak selalu dibangun oleh proyek raksasa, tetapi juga oleh jalur sepeda yangBaca selanjutnya
Ada orang yang meninggalkan jejak di jalan hidup kita. Ada pula yang meninggalkan kehangatan yang bertahan jauh lebih lama daripadaBaca selanjutnya
Barangkali itulah sebabnya senja selalu tampak sendu; ia mengingat cahaya yang pernah dekat, sebelum akhirnya harus melepaskannya. Ada malam-malam yangBaca selanjutnya
Ada suara-suara yang tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya bersembunyi di dalam ingatan, lalu kembali ketika hati sedang rindu pulang.Baca selanjutnya
“Beberapa kerinduan datang tanpa suara. Kadang hanya berupa aroma yang tiba-tiba kembali pada suatu malam.” Malam di kampung selalu datangBaca selanjutnya
Ia menyebut dirinya penikmat senja. Aku tidak pernah bertanya sejak kapan. Barangkali karena sebagian hal memang lebih indah tanpa penjelasan.Baca selanjutnya
Saya tidak pernah membayangkan akan menulis tulisan seperti ini di akhir musim. Sebagai seorang Madridista, saya selalu memulai musim denganBaca selanjutnya
Bon Dia, selamat pagi sahabatUdara berhembus hangat, sehangat kalian Pasir putih, cafe, dan bir menjadi satu. Lelaki memanggul ikan, hilir-mudikBaca selanjutnya
Di sebuah kota kecil yang jalan-jalannya dipayungi pohon tua, hidup seorang pria bernama Arga. Kota itu tidak terkenal di petaBaca selanjutnya
Designed using Hoot Porto. Powered by WordPress.