Category: Cerita

  • Perempuan yang Datang Bersama Aroma Kopi

    Ada orang yang meninggalkan jejak di jalan hidup kita. Ada pula yang meninggalkan kehangatan yang bertahan jauh lebih lama daripada kehadirannya Aku pertama kali menyadari bahwa aku mencintainya pada suatu sore yang biasa. Tidak ada hujan. Tidak ada musik yang mengalun dramatis. Tidak ada langit yang tiba-tiba berubah menjadi puisi. Hanya sebuah kedai kopi kecil…

  • Wangi yang Tertinggal Setelah Hujan

    Barangkali itulah sebabnya senja selalu tampak sendu; ia mengingat cahaya yang pernah dekat, sebelum akhirnya harus melepaskannya. Ada malam-malam yang tidak benar-benar pergi. Mereka tetap tinggal di antara lipatan waktu, muncul kembali ketika hujan mengetuk jendela atau ketika lagu lama tiba-tiba terdengar dari kedai kopi di sudut kota. Malam itu adalah salah satunya. Aku masih…

  • Desir Daun Sagu

    Ada suara-suara yang tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya bersembunyi di dalam ingatan, lalu kembali ketika hati sedang rindu pulang. Sebelum mengenal suara mesin kendaraan, ia lebih dahulu mengenal suara daun sagu. Sebelum mengenal dering telepon dan bunyi notifikasi yang kini memenuhi kehidupan manusia, telinganya telah akrab dengan sebuah musik yang dimainkan alam setiap hari.…

  • Aroma Kain Nenek

    “Beberapa kerinduan datang tanpa suara. Kadang hanya berupa aroma yang tiba-tiba kembali pada suatu malam.” Malam di kampung selalu datang perlahan. Tidak seperti di kota yang dipenuhi lampu dan suara kendaraan, malam di kampung turun bersama kabut tipis dari tepi sungai, bersama bunyi serangga yang mulai bersahutan, dan bersama angin yang berembus dari ladang-ladang yang…

  • Perempuan Penikmat Senja

    Ia menyebut dirinya penikmat senja. Aku tidak pernah bertanya sejak kapan. Barangkali karena sebagian hal memang lebih indah tanpa penjelasan. Seperti aroma tanah setelah hujan, seperti suara burung yang pulang ke rimbun pepohonan, atau seperti alasan mengapa seseorang tiba-tiba menjadi penting dalam hidup kita. Aku mengenalnya pada sebuah musim yang biasa-biasa saja. Musim ketika kota…

  • Bon Dia Dili

    Bon Dia, selamat pagi sahabatUdara berhembus hangat, sehangat kalian Pasir putih, cafe, dan bir menjadi satu. Lelaki memanggul ikan, hilir-mudik di Motael. Maaf, rupiah tak berlaku di sini. Hanya dolar dan centavos. Kota ini penuh dengan keindahan dan kedamaian Inikah penyebab Pak Tua culas itu ingin menidurimu? Kemudian si laknat membiarkan lars serdadu menginjak-injak Santa Cruz?…

  • Musim yang Tidak Pernah Menjadi Rumah

    Di sebuah kota kecil yang jalan-jalannya dipayungi pohon tua, hidup seorang pria bernama Arga. Kota itu tidak terkenal di peta wisata. Namun, setiap pagi aroma kopi mengalir dari kedai-kedai sederhana di sudut jalan, bercampur dengan suara orang-orang yang saling menyapa seolah seluruh kota adalah keluarga besar yang belum sempat berpamitan. Arga menyukai kota itu. Ia…