I write about finance, management and economy, my book “Money Studies” is out now.
-
Barangkali itulah sebabnya senja selalu tampak sendu; ia mengingat cahaya yang pernah dekat, sebelum akhirnya harus melepaskannya. Ada malam-malam yang tidak benar-benar pergi. Mereka tetap tinggal di antara lipatan waktu, muncul kembali ketika hujan mengetuk jendela atau ketika lagu lama…
-
Desir Daun Sagu
Ada suara-suara yang tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya bersembunyi di dalam ingatan, lalu kembali ketika hati sedang rindu pulang. Sebelum mengenal suara mesin kendaraan, ia lebih dahulu mengenal suara daun sagu. Sebelum mengenal dering telepon dan bunyi notifikasi yang…
-
Aroma Kain Nenek
“Beberapa kerinduan datang tanpa suara. Kadang hanya berupa aroma yang tiba-tiba kembali pada suatu malam.” Malam di kampung selalu datang perlahan. Tidak seperti di kota yang dipenuhi lampu dan suara kendaraan, malam di kampung turun bersama kabut tipis dari tepi…
-
Perempuan Penikmat Senja
Ia menyebut dirinya penikmat senja. Aku tidak pernah bertanya sejak kapan. Barangkali karena sebagian hal memang lebih indah tanpa penjelasan. Seperti aroma tanah setelah hujan, seperti suara burung yang pulang ke rimbun pepohonan, atau seperti alasan mengapa seseorang tiba-tiba menjadi…
-
Ketika Real Madrid Mengakhiri Musim Tanpa Trofi
Saya tidak pernah membayangkan akan menulis tulisan seperti ini di akhir musim. Sebagai seorang Madridista, saya selalu memulai musim dengan harapan. Bukan karena Real Madrid harus selalu juara, tetapi karena klub ini sudah terlalu sering mengajarkan bahwa tidak ada yang…
-
Bon Dia Dili
Bon Dia, selamat pagi sahabatUdara berhembus hangat, sehangat kalian Pasir putih, cafe, dan bir menjadi satu. Lelaki memanggul ikan, hilir-mudik di Motael. Maaf, rupiah tak berlaku di sini. Hanya dolar dan centavos. Kota ini penuh dengan keindahan dan kedamaian Inikah penyebab…
-
Musim yang Tidak Pernah Menjadi Rumah
Di sebuah kota kecil yang jalan-jalannya dipayungi pohon tua, hidup seorang pria bernama Arga. Kota itu tidak terkenal di peta wisata. Namun, setiap pagi aroma kopi mengalir dari kedai-kedai sederhana di sudut jalan, bercampur dengan suara orang-orang yang saling menyapa…
-
Bekerja untuk Hidup, Bukan Hidup untuk Bekerja, Sejauh Mana Work-life Balance Kamu?
Ada sebuah pepatah yang sering dikaitkan dengan budaya kerja di Jerman:“Man arbeitet, um zu leben, nicht man lebt, um zu arbeiten.“ Kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Kalimat itu terdengar sederhana. Bahkan mungkin klise. Namun semakin bertambah usia,…
-
Ketika Hidup Kembali Menjadi Milik Kita
Ada hal-hal yang baru terasa nikmat ketika kita tidak lagi diburu waktu. Dulu, pagi sering dimulai dengan membuka ponsel. Belum sempat benar-benar sadar, notifikasi pekerjaan sudah berbaris menunggu jawaban. Kalender penuh rapat. Grup kantor aktif sejak subuh. Bahkan secangkir kopi…
-
Totenmaar, Danau Orang Mati yang Mengajarkan Arti Kehidupan (Bag-2)
Setelah berjalan beberapa kilometer di jalur VulkanMaar-Pfad, kami akhirnya tiba di salah satu lokasi yang paling berkesan selama perjalanan di kawasan Vulkaneifel. Sebuah danau kawah yang tenang. Di tepinya berdiri sebuah kapel putih kecil. Dan di sekelilingnya terdapat kompleks pemakaman…
Join 900+ subscribers
Stay in the loop with everything you need to know.