Perempuan yang Menopang Mimpi
Warisan terbesar seorang ibu bukanlah harta, melainkan ketangguhan yang diam-diam diteladankan setiap hari Jika hari ini kedua anak kami bisaBaca selanjutnya
Stefanus Akim jurnalis dari Kalimantan Barat. Berkecimpung di Dunia pers sejak mahasiswa. Seorang suami dan ayah dari tiga anak. Penikmat kopi dan kue pukis, terkagum-kagum dengan klub Real Madrid dan Kaiserlautern. Selau rindu untuk berenang di Sungai Kapuas, khusus-nya Sunge Ritok dan Sungai Manur di Ampaning.
Warisan terbesar seorang ibu bukanlah harta, melainkan ketangguhan yang diam-diam diteladankan setiap hari Jika hari ini kedua anak kami bisaBaca selanjutnya
Perjalanan menuju Jerman tidak dimulai di bandara. Ia dimulai di ruang kursus, di atas motor ojek online, dan dalam keberanianBaca selanjutnya
Oleh Stefanus Akim Ketika saya berjalan di kota-kota Jerman bersama anak-anak saya, banyak orang mungkin melihat hasil akhirnya. Anak pertamaBaca selanjutnya
Maastricht tidak memukau dengan gedung pencakar langit. Ia memikat dengan sungai, batu-batu tua, dan kehidupan yang berjalan tanpa tergesa-gesa JikaBaca selanjutnya
Oleh Stefanus Akim Setelah lebih dari 17 jam perjalanan dari Jakarta menuju Frankfurt, rasa lelah itu hilang dalam sekejap. DiBaca selanjutnya
Sejauh apa pun perjalanan membawa kita, selalu ada orang-orang yang membuat kita merasa seperti pulang ke rumah. Jika melihat petaBaca selanjutnya
Pagi berangkat dari desa kecil di Jerman, siang berdiri di depan katedral megah Luxembourg. Eropa membuat jarak terasa lebih pendekBaca selanjutnya
Salah satu perjalanan yang paling membekas selama saya berada di Jerman adalah ketika kami berangkat menuju Luxembourg. Bukan karena jaraknyaBaca selanjutnya
Dengan tiket 49 euro, saya tidak hanya membeli perjalanan. Saya membeli kesempatan melihat Jerman dari jendela kereta, kursi bus, danBaca selanjutnya
Di Jerman, kereta bukan sekadar alat transportasi. Ia adalah jendela berjalan yang memperlihatkan desa, sungai, ladang, dan kehidupan yang mengalirBaca selanjutnya
Designed using Hoot Porto. Powered by WordPress.